Anak Telat Bicara

Anak Telat Bicara

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Saya mempunyai seorang anak perempuan (baru satu orang) usianya sekarang sudah 2 tahun 10 bulan, namun sampai sekarang anak saya belum bisa bicara dan kalau dipanggil namanya tidak ada respon. Tapi tingkah laku dan gerak geriknya saya rasa normal sama seperti anak-anak lain, bisa bermain bersama, bergelut,  dan tertawa (bisa berinteraksi).

Dahulu saya terlambat mendapatkan anak, sudah tiga tahun kawin belum juga dikaruniai anak, sampai suatu saat ada orang yang menyarankan saya berobat ke orang pintar atau pantasnya sekarang saya sebut dukun. Karena keinginan mempunyai keturunan yang sangat kuat, maka saya jalani berobat dengan dukun tersebut dengan membawa syarat-syarat yang diminta oleh dukun seperti meminta kain putih, beras pulut hitam, telur bebek, jarum, dan benang ragam warna. Singkat cerita dalam waktu kurang dari 3 bulan istri saya hamil dan sekarang anak tersebut sudah hampir 3 tahun. Belakangan karena ada kelainan pada anak saya tersebut saya berfikir bahwa ini mungkin akibat saya berobat ke dukun, jadinya anak saya terganggu secara gaib, dan saya pikir saya sudah menempuh cara yang salah (syirik).

Yang ingin saya tanyakan, secara syariat Islam jalan apakah yang mesti saya tempuh untuk menyembuhkan anak saya dan saya tidak mau salah langkah lagi.

Terima kasih, wassalam…

Dari: Anto

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Bapak berikan kepada kami.

Kekhawatiran yang Bapak rasakan merupakan hal yang wajar, karena meskipun sebagian anak ada yang mengalami keterlambatan bicara namun pada akhirnya bisa berbicara dengan baik, umumnya anak diatas usia 2 tahun sudah memiliki kosakata yang banyak, sekitar 50 bahkan jauh lebih banyak dari itu. Terdapat beberapa penyebab terlambatnya seorang anak untuk berbicara, diantaranya:

- Gangguan pendengaran. Bisa total, bisa juga parsial (bisa mendengar suara yang sangat keras saja). Kondisi ini cukup banyak ditemui, dan dapat dicurigai jika anak bisa memperhatikan sesuatu dengan intens, namun tidak berespon pada panggilan atau rangsangan suara saja. Anak bisa saja berinteraksi namun tidak dengan bahasa verbal, namun lebih memilih menggunakan gestur atau gerakan. Anak dengan gangguan pendengaran akan kesulitan untuk meniru pengucapan kata dan mengartikulasikannya dengan baik. Infeksi kronis pada telinga tengah atau penggunaan obat-obat yang bersifat ototoksik dapat merusak organ pendengaran dan menyebabkan penurunan kemampuan dengar anak.

- Gangguan bicara, yang disebabkan oleh anatomi lidah dan langit-langit mulut yang tidak normal. Kondisi ini menyulitkan anak untuk mengucapkan kata-kata.

- Gangguan bicara akibat masalah oral-motor, dimana otak anak kesulitan mengkoordinasikan kerja mulut, rahang, dan organ yang terlibat untuk menghasilkan suara atau kata-kata.

- Gangguan perkembangan/keterlambatan perkembangan global, jika dalam mayoritas atau seluruh sektor perkembangan anak, meliputi motorik halus, motorik kasar, dan personal sosialnya mengalami keterlambatan. Kondisi ini biasa didapati pada anak dengan gangguan otak yang berat, misalnya pada cerebral palsy.

Kami sarankan bawa untuk segera memeriksakan anak ke dokter spesialis THT terdekat, untuk evaluasi pendengaran anak sebagai langkah awal, sebab riwayat yang Bapak utarakan mengindikasikan kemungkinan adanya masalah pada pendengaran anak Bapak tersebut.

Adapun mengenai cara yang pernah Bapak tempuh untuk memperoleh anak, kami turut berbahagia jika Bapak telah menyadari kesalahan tersebut dan benar-benar bertobat darinya, serta menjauhinya sejauh-jauhnya. Semoga Allah Ta’ala memudahkan Bapak untuk mempelajari agama ini dan mempraktekkannya dengan dengan benar, yang diantaranya bisa Bapak tempuh dengan banyak menghadiri kajian-kajian agama yang berada diatas tuntunan Rasulullaah Shallallahu’alaihi wa Sallam dalam semua seginya, baik aqidah, ibadah, muamalah, maupun akhlaknya. Kami sarankan Bapak untuk menjalani pengobatan medis terlebih dahulu, dan memperbanyak do’a agar Allah Ta’ala memudahkan kesembuhan penyakit anak Bapak.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz (Pembina Rubrik Kesehatan www.KonsultasiSyariah.com)

sumber: Konsultasi Kesehatan dan Tanya Jawab Pendidikan Islam

Speak Your Mind

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *